Selasa, 27 Oktober 2015

Perasaan Yang Mampir Sejenak

0

Perasaan Yang Mampir Sejenak

Malam mulai tiba langit pun mendung pertanda akan turun Hujan di malam ini.
“malam ini pasti bakal lebih dingin lebih baik ku buka chatting.” pikirku.
Aku pun langsung masukkan akun dan kata sandi. Ku lihat beberapa pesan di wall chatt-ku tapi aku tertarik pada 1 pesan, yah orang tak ku kenal mengirimku pesan.
“hay, boleh kenal?” Sapanya.
“yah, boleh.” Jawabku singkat.
“boleh ku minta nomor hp-mu soalnya di sini jaringan lagi susah.” Pintanya.
Entahlah aku tipikal cewek yang susah memberikan nomor hp-ku tapi tiba-tiba ku merespon pintanya.
“yah, boleh.”
Mentari pagi telah tersenyum manis dan burung-burung mulai berkicau pertanda hari telah berganti. Kebiasaan yang sulit ku buang jauh-jauh. Jika bangun tidur adalah pertama kali hp yang ku cari. Ku cari kesana-kemari namun tak ku temukan hp-ku dan hingga ku acak-acak tempat tidurku ternyata di bawah bantalku hehe.. Maklum saja perempuan asal taruh. Ku lihat 1 pesan di layar hp-ku ternyata dari cowok yang semalam. Ternyata dia cowok yang asyik buat diajak bercanda sungguh dia mampu menarik hati ini.
Tak disangka waktu cepat berlalu yah aku mulai menyukainya meskipun jarak aku dan dia jauh. Yah Wahid namanya dia tinggal di kota solo dan aku tinggal di sini. Semakin lama rasa sayang ini semakin dalam padanya. Namun sudah beberapa hari terakhir ini tak ada sedikit kabar pun dari dia aku sangat merindukan dia. Hingga aku berniat menelponnya. Nomornya aktif aku sangat bahagia.
“hallo, ini Wahid?” sapaku.
“yah, tri ada apa malam-malam meneleponku?” ucapnya.
“tidak ada apa-apa hanya beberapa hari ini tak ada sms dari kamu aku takut kamu kenapa-kenapa!” Kataku khawatir.
“oh, ya maaf aku kemarin sibuk dengan pacarku.” katanya.
Setelah mendengar penjelasaannya beberapa hari tidak memberiku kabar ternyata dia telah mempunyai kekasih. Betapa hancur hatiku saat ku tahu itu. Tuhan… aku ingin menangis andikan dia tahu betapa aku mencintainya mengapa dia tidak mengerti dengan perasaan ini. Semalaman aku tak sanggup memejamkan mataku hanya dia yang ada di pikiranku mengapa dia setega itu padaku.
Hari pun berganti kini aku masih memikirkannya. Entahlah dia terus menari-nari di pikiranku, aku berusaha merelakan dia namun sulit untukku lakukan. Hingga siang hari ini selalu dia yang terbayang. Tiba-tiba handphone-ku berbunyi tanda ada 1 pesan ku lihat darinya yah dia mengapa mesti hadir kembali.
“mengapa semalam kamu menutup telepon tanpa salam, apa kamu marah padaku, sebenarnya ada yang ingin ku katakan padamu kalau aku menyukaimu. Namun jarak yang membuat aku tak bisa memilihmu.” sms darinya sedikit mengobati perasaan sedihku betapa senangnya saat ku tahu cinta ini tak bertepuk sebelah tangan.
“aku juga menyukaimu maafkan aku yang jauh.” kataku.
Ku tunggu balasan darinya namun tak kunjung ada mungkin dia hanya ingin mengungkapkan perasaannya padaku. Wahai engkau yang jauh di sana aku berdoa pada Tuhan agar kita dapat bertemu kembali dan benar-benar menjalani cinta ini. Karena sampai saat ini aku sulit melupakanmu. Ku harap engaku juga.
Cerpen Karangan: Tri yanuariyanti
Facebook: Thriy Pgndz DcynkNdz’chintha

Lokasi:indonesia South East Asia

0 komentar:

Posting Komentar

Di harap memberikan komentar yg baik.....
Agar Blog ini bisa lebih maju

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com